Gerobak Baru untuk Pak Kusnadi

8 Oktober 2020

icd.or.id, Gerobak tua itu melaju perlahan, didorong dengan penuh hati-hati oleh seorang lelaki paruh baya. Bukan tanpa sebab, sudah 2 kali gerobak tersebut pernah terlempar angin lantaran tak lagi sanggup menyokong beratnya beban yang harus dipikul yang tidak sepadan dengan tiang-tiang penyokongnya.

Lelaki tua pemilik gerobak tua tidak tahu lagi bagaimana mencari cara agar gerobak tuanya kembali kokoh dan ceria. Pak Kusnadi yang kini telah berusia 60 tahun dan tinggal di daerah Depok bersama anaknya yang sedang tidak bekerja adalah pedagang pempek keliling, beliau sudah menekuni pekerjaan itu selama 10 tahun dan hanya berjualan di daerah sekitar Terate Raya, Kampung Parung Serap, Sukma Jaya, sampai Rumah Sakit Hermina Depok.

Meski berjualan mulai pukul 11 pagi hingga 7 malam, pendapatan beliau belum cukup untuk memenuhi keinginannya memperbaiki gerobak tua. Pak Kusnadi mengatakan “Gerobak saya sudah 2 kali keguling, kena angin gara-gara udah reyot. Kaca gerobak udah pada pecah tapi saya belum bisa untuk memperbaikinya lantaran tak ada biaya. Sementara pakai yang ada dulu sampai bisa dibenerin”.

Adanya pandemi juga turut berpengaruh terhadap para pedagang kecil di jalanan, tak terkecuali Pak Kusnadi. Beliau menuturkan semenjak meluasnya wabah ini, pendapatannya kian menurun sedangkan beliau harus membayar uang sewa kontrakan sejumlah 450 ribu setiap bulannya dan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Orang baik melalui Sekolah Relawan berkontribusi untuk memberikan hadiah gerobak baru kepada Pak Kusnadi. Gerobak tersebut diharapkan dapat membantu beliau meningkatkan pendapatan penjualan dalam upaya mencari nafkah. Dengan mata yang berbinar dan tidak percaya, Pak Kusnadi menjelaskan “Ini cita-cita saya dek mengganti grobak tapi uang yang di kumpulkan selalu habis untuk keperluan sehari-hari. Makanya bapak ke mana-mana bawa golok sama palu untuk mengambil kayu bekas yang bapak jumpai di jalan. Terimakasih kepada semua orang baik yang sudah membantu saya”.

Gerobak baru untuk Pak Kusnadi adalah salah satu upaya orang baik melalui Sekolah Relawan untuk mewujudkan mimpi salah satu manusia pekerja keras yang tak pernah menyerah mencari rupiah hingga usia tua.