Membuatnya Tak Selalu Mudah, Namun Semoga Berkah

12 Oktober 2019

Masih cerita dari pohon-pohon berdaun oranye. Dari lokasi di mana para bapak pemadam lokal kelurahan Petuk Katimpun pernah mundur karena tidak bisa berbuat banyak untuk melawan api. Lokasi sumur bor yang dibuat bersama oleh Sekolah Relawan bersama masyarakat lokal kini perlahan menjadi bukti tentang bangkitnya semangat pasca kebakaran.

Mbah Jamin memberikan sepetak kecil lahannya di KM 16 untuk menjadi lokasi pembuatan sumur bor. Tidak hanya lahannya yang berukuran 25X200 meter saja yang habis terbakar, tapi juga lahan di sebelah dan seberang lahannya. Mbah Jamin dengan sukarela mempersilahkan relawan dan tukang bor memasuki lahannya untuk memulai pekerjaan. Tak luput kopi dan kue disuguhkan oleh Mbah Jamin.

“Nanti sumurnya Mbah jagain sambil menjaga kebun…” janjinya.

Di titik pertama pak Sutrisno dan tim sumur bor tidak bisa menuntaskan pekerjaannya karena tidak bisa menembus lapisan bawah lahan. Akhirnya dicarilah titik lain. Hampir enam jam berlalu, akhirnya sumur bor pun siap untuk diuji.

Keringat mengalir lebih deras hari ini, matahari lebih kuat menyapa. Pembuatan sumur bor hari ini pun tak semulus sebelumnya. Namun senyum tak lepas dari wajah-wajah yang tak kunjung lelah ini, takkala menikmati air jernih yang keluar ketika ujicoba sumur setelah 30 menit lebih.

Membuat sumur bor memang tidak selalu mudah, banyak kendala yang bisa saja muncul. Namun, kebaikan adalah lingkaran yang akan selalu menyapa orang-orang yang membagikannya. Menjadi berkah yang terus tumbuh melingkar.

Seperti hari ini, pembuatan sumur bor yang tak mudah ini, menjadi berkah tak hanya pada mbah Jamin dan lahannya, juga bagi para tukang sumur dan relawan. Buah jambu dan buah naga menjadi teman pereda panas di siang terik. Sebelum pulang pun, mbah Jamin menjamu relawan dan tim sumur dengan kelapa muda. Segar dan berkah, laiknya sumur-sumur bor yang dibuat di lahan-lahan berpotensi terbakar ketika kemarau di Kalimantan.

Sekolah Relawan masih mengajak orang-orang Indonesia untuk urun rembuk membersamai pengadaan sumur-sumur bor di Kalimantan. Sebuah tindakan untuk melindungi dan mengurangi lahan dari kebakaran. Sebuah berkah yang melingkar.